Semarak HUT RI, Imigrasi Ambon Gelar Lomba Menyanyi, Dorong Ambon Terus Bernyanyi
Ambon, indonesiatimur.co – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Ambon berlangsung dengan nuansa berbeda. Tak hanya menghadirkan perlombaan tradisional, Kanim Ambon turut menggelar lomba menyanyi yang juga disebut Immigration Idol, sebagai bagian dari upaya menyemarakkan suasana Kota Ambon sebagai kota musik.
Lomba menyanyi tersebut diikuti 42 peserta yang berasal dari lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), mulai dari jajaran Imigrasi Ambon, Pemasyarakatan, Kantor Wilayah, hingga satu peserta dari GPM Eden yang diundang sebagai bagian dari kemeriahan kegiatan.
Dari total peserta, sebanyak 21 orang tampil pada hari pertama, sementara 21 peserta lainnya dijadwalkan mengikuti lomba pada hari kedua.
Lagu yang dinyanyikan dalam lomba tersebut berjudul ‘Trang Bagi Sesama’. Lagu itu sengaja diangkat sebagai salah satu materi unggulan karena dinilai memiliki semangat untuk terus menghidupkan budaya bernyanyi di Kota Ambon.
“Kami mengadakan lomba menyanyi ini selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, sebenarnya utamanya untuk menyemarakkan Kota Ambon. Kita kenal Ambon sebagai kota musik,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Eben Rifqi Taufan, usai lomba hari pertama di Aula Kantor Imigrasi, Selasa (11/08/2026).
Eben menjelaskan, dirinya merasa memiliki ketertarikan terhadap lagu tersebut dan ingin turut memperkenalkannya kepada masyarakat.
“Saya senang dengan lagu ini dan berpikir lagu ini harus digelorakan. Kita terus membuat suasana Ambon menjadi suasana bernyanyi. Makanya kami membuat lomba ini,” katanya.
Menurutnya, kegiatan yang digelar saat ini masih dalam lingkup terbatas. Namun, ia berharap lomba nyanyi tersebut dapat berkembang menjadi agenda yang lebih besar pada masa mendatang, bahkan dapat melibatkan peserta dari seluruh Kota Ambon.
“Saya berharap ke depannya bisa lebih besar, bahkan mungkin sekota Ambon,” harapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dewan Juri, Thomas D Huwae M.Sn atau biasa dipanggil Tommy yang adalah seorang dosen Pendidikan Musik di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, turut hadir memberikan penilaian sekaligus berbagi pengetahuan mengenai musik kepada para peserta.
“Kami berterima kasih kepada Ketua Juri Pak Tomi yang sudah berkenan hadir mendampingi dan memberikan pengetahuan tentang musik. Meskipun ini event kecil, kami berharap event ini tetap punya kualitas,” ujarnya.
Ia berharap kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang hiburan dalam rangka HUT RI, tetapi juga mampu menemukan talenta-talenta baru yang memiliki kualitas vokal dan layak menjadi penyanyi yang dapat dibanggakan Kota Ambon.
“Diharapkan yang menjadi juara nanti benar-benar penyanyi Ambon yang kita rindukan,” katanya.
Selain lomba nyanyi rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di lingkungan Kemenimipas juga diramaikan dengan berbagai perlombaan tradisional, seperti balap karung dan tarik tambang.
Panitia juga menggelar lomba memancing yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat dan Sabtu. Namun, karena keterbatasan kapasitas kolam pemancingan di kawasan Poka, peserta lomba memancing dibatasi untuk pegawai Imigrasi dan Kantor Wilayah Imigtasi.
Rangkaian perlombaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan membangun semangat kekeluargaan antarjajaran Kemenimipas di Maluku dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (it-02)


